Menu

ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) Apresiasi Kelengkapan Arsip RSUD Wangaya Kota Denpasar

  • Selasa, 20 Juni 2017
  • 1538x Dilihat

Sangat beruntung bagi RSUD Wangaya kali ini mendapat kunjungan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), untuk melihat sekaligus memberi arahan serta meninjau langsung ke lapangan,  bagaimana kearsipan yang ada di RSUD Wangaya Kota Denpasar. “Sangat beruntung dan merupakan penghargaan bagi kami mendapat kunjungan dari Arsip Nasional Pusat yang langsung memberi arahan dan bimbingan bagaimana tentang kearsipan yang baik dan benar di RSUD Wangaya”, imbuh Drs. I Made Maja Winaya, M.Si, selaku Wadir Administrasi yang langsung menerima kedatangan Tim Evaluasi Arsip Nasional, Selasa 20/6, pagi tadi bertempat di Ruang Pertemuan Atas RSUD Wangaya yang dihadiri pula oleh jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar. 

RSUD Wangaya Kota Denpasar merupakan rumah sakit tertua di Bali, perlu kiranya kita mengetahui siapa pendiri dan bagaimana konsep awal rumah sakit ini terbentuk sejak Tahun 1921.  Made Maja mengungkapkan “Jujur kami tertantang untuk mencari tahu siapa pendiri dari RSUD Wangaya ini. Saat ini kami sedang dalam proses untuk melakukan hal tersebut, mencari tokoh-tokoh atau narasumber yang mengetahui tentang keberadaan rumah sakit ini pada jaman dahulu, karena kami yakini dengan adanya keberadaan yang jelas tentang rumah sakit ini, dapat  digunakan sebagai panduan bagi kami untuk menginformasikan kepada seluruh komponen RSUD Wangaya, bahwa kita tidak dapat meninggalkan sejarah rumah sakit yang kita cintai ini”, ujarnya di sela-sela memberi sambutan.

ANRI menyarankan RSUD Wangaya harus bekerja keras untuk menemukan arsip-arsip rumah sakit pada jaman dahulu, “Ini dapat kita lakukan dengan cara wawancara kepada tokoh – tokoh atau mantan - mantan pegawai yang mengetahui keberadaan RSUD Wangaya pada jaman dahulu, kemudian buatkan dokumentasi yang apik, sehingga itu dapat menjadi koleksi untuk RSUD Wangaya serta menjadi landasan ilmiah bagi generasi kita berikutnya” ujar pimpinan rombongan ANRI, Bapak Kahim Sundjaja, SE, MM selaku Kasubdid D1 Arsip Nasional.

Sejatinya kearsipan di RSUD Wangaya Kota Denpasar sudah cukup baik, tidak salah jika selalu masuk dalam tiga (3) besar  lomba kearsipan yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar tiap tahunnya. Kahim Sundjaja berharap, kedepan RSUD Wangaya bisa menjadi panutan dalam hal kearsipan di Kota Denpasar, “Ini menjadi perhatian serius bagi pimpinan terkait pengelolaan dan penanganan arsip, dan memuhi standar tempat penyimpanan arsip agar lebih aman. Dan yang tidak kalah pentingnya kami berharap kepada RSUD Wangaya untuk mencari bagaimana riwayat dari rumah sakit ini yang memang benar RSUD Wangaya merupakan rumah sakit tertua di Bali, yaitu dengan cara melakukan penelusuran secara lisan,sehingga menambah khasanah bagi Kota Denpasar bahwa memiliki rumah sakit yang penuh dengan sejarah dan ciri khas,” imbuhnya di sela-sela mengakhiri kunjungan pagi tadi. dns_humas