Menu

Puncak HUT Ke-92, RSUD Wangaya Raih Sertifikat ISO 9001 : 2008

  • Selasa, 08 Januari 2013
  • 2353x Dilihat
Perbaikan pelayanan public oleh pemerintah harus dilakukan secara bertahap untuk perubahan, sehingga bisa mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat. Sertifikat ISO 9001 : 2008 yang diterima beberapa SKPD Pemkot Denpasar termasuk RSUD Wangaya, dapat memulai perubahan menuju manajemen rumah sakit yang lebih baik. Hal itu ditegaskan Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, saat menerima sertifikat ISO 9001 : 2008 dari Direktur Sucofindo International Certification Services, Ganis, dalam puncak peringatan HUT RSUD Wangaya ke-92, Senin (7/1) di Halaman Rumah Sakit setempat. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar,IA Selly Dharmawijaya Mantra dan pimpinan SKPD Kota Denpasar. Lebih lanjut dikatakan, apa yang dilakukan RSUD Wangaya dalam menerima sertifikasi ISO ini sebagai keberanian untuk melakukan perubahan manajemen, serta sebagai komitmen untuk menjadikan RSUD Wangaya menjadi lebih baik ke depannya. Menurut Rai Mantra, dengan diterimanya sertifikat ISO, RSUD Wangaya sebagai rumah sakit tertua di Bali tidak perlu merasa puas terhadap hasil, tetapi harus merasa puas terhadap proses untuk mencapai hasil terbaik. “Ke depan Pemerintah Kota Denpasar juga telah melakukan persiapan untuk merancang standarisasi pelayanan di masyarakat. Enam SKPD Pemkot Denpasar yang telah menerima sertifikasi ISO, yakni Puskesmas Sanur, Dinas Perijinan, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana, PDAM Kota Denpasar, dan saat ini RSUD Wangaya, benar-benar harus memaksimalkan pelayanannya”, kata Rai Mantra. Lebih lanjut dikatakan, tuntutan pelayanan kesehatan di masyarakat oleh pemerintah tidak saja membangun public value sebagai tanggung jawab, tetapi juga membangun private value dengan pihak swasta. Hal ini tidak terlepas dari tuntutan kemajuan teknologi informasi yang berkembang cepat saat ini. Melalui sertifikasi ISO, juga dapat menciptakan kreatifitas dan inovasi RSUD Wangaya, sehingga dapat lebih unggul dari rumah sakit lain di Bali. Direktur RSUD Wangaya, dr. Setiawati Hartawan, mengatakan peningkatan pelayanan public diwujudkan dengan pengalokasian anggaran untuk renovasi gedung poliklinik rawat jalan dan gedung Kaswari. Hal ini berdampak pada peningkatan kunjungan masyarakat dari tingkat hunian rumah sakit, dimana tahun 2012 mencapai 77,41%. Selain itu RSUD Wangaya secara berturut-turut pada tahun 2011 dan 2012 menerima penghargaan juara I sebagai Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu tingkat Provinsi Bali.” Untuk tahun 2013 ini sudah dilakukan pula penyusunan Standar Akreditasi baru yang mengacu JCI (Joint Comission International) “ , jelasnya. Ganis, Direktur Operasional Sucofindo International Certification Services (SICS) mengatakan, RSUD Wangaya telah membuktikan melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan menerapkan mutu pelayanan standar ISO. Adapun ruang lingkup sertifikasi yang telah dilakukan diantaranya pada poliklinik bedah, poliklinik mata, anak, THT, dan kulit kelamin. “Selamat dan bangga pada jajaran Pemkot Denpasar, khususnya RSUD Wangaya atas keberhasilan meraih sertifikat ISO 9001 : 2008 dari Sucofindo”, kata Ganis. HUT kali ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lomba, aksi social dan Dharma Wacana oleh Gede Prama dengan tema “Puja Dalam Pekerja”.