RSUD Wangaya Kota Denpasar kembali meraih juara II Lomba Gerakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi (GRSSIB) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2018. Hal tersebut dikatakan Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar, dr.Setiawati Hartawan, M.Kes saat menerima piala GRSSIB dari dr. Kadek Suarca, Sp.A pada apel rutin yang dilaksanakan pagi tadi, Senin (19/11) di Lapangan Tenis RSUD Wangaya.
Dalam kesempatan tersebut dr.Setiawati juga mengungkapkan apresiasinya terhadap Tim GRSSIB RSUD Wangaya yang diketuai oleh dr.Suarca. Prestasi yang diraih RSUD Wangaya dalam penilaian GRSSIB setiap tahunnya tidak terlepas dari peran serta seluruh Tim yang tergabung dalam GRSSIB maupun seluruh unit yang ada di Rumah Sakit. Secara umum RSUD Wangaya telah menerapkan standar-standar pelayanan sesuai dengan mutu rumah sakit, namun demikian tidak adanya Ruang Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (Ponek) menyebabkan RSUD Wangaya harus puas berada di posisi kedua. “Ke depannnya, peyediaan ruang Pelayanan Ponek yang representatif akan menjadi PR bagi Manajemen Rumah Sakit, sehingga bukan hanya untuk penilaian GRSSIB, tetapi yang lebih penting RSUD Wangaya dapat meningkatkan kualitas pelayanan Ponek”, imbuh dr.Setiawati.
Selain penyerahan piala GRSSIB kepada Direktur, apel rutin pagi tadi juga dirangkaikan dengan Pemberian Penghargaan Kepada Pegawai Berprestasi RSUD Wangaya yang juga merupakan agenda rutin setiap bulan dan pengenalan pegawai baru di Lingkungan RSUD Wangaya Kota Denpasar.
05 Agustus 2025
21 Agustus 2025
14 Oktober 2025
14 Oktober 2025
20 Oktober 2025