SEKKOT RAI ISWARA INGATKAN RSU WANGAYA TINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN
Sebagai satu-satunya Rumah Sakit milik Pemerintah Kota Denpasar, RSU Wangaya harus selalu melakukan pembenahan, baik manajamen maupun pelayanan sehingga dapat memberikan kepuasan kepada masyarakat. Kualitas pelayanan menjadi hal yang utama bagi sebuah rumah sakit sehingga dapat bersaing dengan rumah-rumah sakit swasta lainnya. Hal ini dikatakan Sekkot Denpasar Drs. AA. Ngurah Rai Iswara, MSi ketika membuka pelatihan perhitungan unit cost pada Rumah Sakit Wangaya, Senin (19/7) di Aula RS setempat.
Acara pembukaan ini juga dihadiri Ketua Komisi C DPRD Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, SE. serta Wakil Direktur di lingkungan RS Wangaya. Sebagai Rumah Sakit yang menyandang status BLUD RS Wangaya kata Rai Iswara senantiasa dituntut melakukan cost efisiensi dan efektif dalam pengelolaan anggaran. “Tarif biaya dan mutu pelayanan RS merupakan hal yang sangat penting untuk dievaluasi secara berkala guna dapat merencanakan bisnis strategis yang paling tepat dan akurat, sehingga dapat menciptakan good governance dan menjadi RS yang akuntable dan auditable,†kata Rai Iswara.
Menurut Rai Iswara, kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk memanfaatkan jasa pelayanan RS Wangaya sudah semakin meningkat, hal ini harus diimbangi dengan pelayanan yang baik. Menurutnya ada tiga hal yang menjadi kunci utama dalam peningkatan pelayanan yakni pelayanan di hulu, ditengah dan dihilir. Peningkatan pelayanan di hulu dapat dilakukan dengan 3 S yakni senyum, sopan dan sungguh-sungguh, mulai sekarang marilah membiasakan senyum kepada setiap orang yang berkunjung ke RS Wangaya, kemudian pelayanan ditengah, Rai Iswara meminta agar semua petugas di RS Wangaya harus memahami tupoksinya, teliti dalam bertugas tepat dalam melakukan tindakan dan kecepatan dalam memberikan pertolongan sehingga hasil akhirnya masyarakat atau pasien akan cepat sehat. “Mulai saat ini saya minta mulai dari Direktur hingga cleaning service untuk merubah prilaku dan pola pikir dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,†ujar mantan Kadis Koperasi Kota Denpasar ini. Selebihnya Rai Iswara menekankan agar RS Wangaya dapat menerapkan konsep-konsep manajemen modern seperti layaknya organisasi bisnis tanpa meninggalkan mutu dan fungsi sosial yang diembannya
.
Sementara itu Direktur RSUD Wangaya Dr. dr Gde Raka Widiana, Sp.PD.,KGH mengatakan RS Wangaya saat ini memerlukan pengembangan SDM yang memadai sehingga kedepannya RS Wangaya menjadi survive. “Dengan SDM yang memadai tentu pelayanan yang diberikan akan dapat bersaing secara sehat dengan rumah sakit lainnya. Pelatihan Penghitungan Unit Cost diikuti sebanyak 60 orang dari semua unit yang ada di lingkungan RS Wangaya. Materi pelatihan diberikan oleh . Prof Dr. Ahmad Djojosugito, SpB. Ahli kebijakan pelayanan kesehatan, Atik Heru Maryanti, SE. Akt. ST. MBA yang merupakan konsultan ahli keuangan dan akuntansi. Pelaksanaan pelatihan berlangsung selama 4 hari hingga 22/7 mendatang.